Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam tindakan Israel di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki dalam pidato keras di Sidang Umum PBB. Ia menyoroti bahwa lebih dari 1.300 warga sipil telah dibunuh di Gaza meski ada perjanjian gencatan senjata. Erdogan menggambarkan Gaza sebagai "kamp konsentrasi yang paling tidak manusiawi" dan menuduh Israel memiliki "pola pikir genosida".
Ia juga mengkritik PBB yang dinilai gagal menjalankan tugasnya dalam menjaga perdamaian. Erdogan menyatakan bahwa meskipun Presiden Palestina Mahmoud Abbas tidak hadir, mereka akan terus menjadi suara bagi negara Palestina yang merdeka.
Komentar 0