Menteri Agama Nasaruddin Umar mengaku terkejut atas penolakan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) terhadap pemilihan rektor. Dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VIII, ia menjelaskan bahwa konsultasi dengan Kemenristekdikti sebelumnya menunjukkan pemilihan rektor biasanya berjalan mulus. Namun, kali ini mahasiswa melakukan aksi protes dengan menyegel kampus dan menuntut Rektor Achmad Muzakki mundur.
Mahasiswa membawa delapan tuntutan, termasuk transparansi informasi publik dan evaluasi fasilitas mahasiswa baru. Nasaruddin berencana mencermati situasi ini dan memantau aktivitas perkuliahan yang masih dilakukan secara daring akibat penyegelan gedung.
Komentar 0