Universitas Jember (Unej) memberikan pelatihan kepada mahasiswa untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan dan pencurian identitas digital. Wakil Rektor Unej, Prof. Bambang Kuswandi, mengungkapkan bahwa penipuan kini semakin beragam, termasuk melalui akun palsu dan tawaran pekerjaan.
Dalam pelatihan bertajuk "Smart Student, Safe Data", mahasiswa diajarkan untuk tidak mudah percaya pada permintaan uang atau data pribadi dari sumber yang tidak jelas. Pakar keamanan siber, Ryan Fabella, menekankan pentingnya verifikasi informasi dan penggunaan autentikasi dua faktor untuk melindungi diri dari penipuan. Selain itu, mahasiswa juga diingatkan untuk bertanggung jawab dalam melindungi data orang lain yang digunakan dalam kegiatan akademik.
Komentar 0