CEO Privy, Marshall Pribadi, menyatakan bahwa kepercayaan digital (digital trust) sangat penting dalam mendukung pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta perdagangan global. Dalam sesi di WTO Public Forum 2026 di Jenewa, ia menekankan bahwa digital trust bukan hanya aspek keamanan, tetapi juga infrastruktur ekonomi yang mendukung keabsahan identitas dan akses pembiayaan. Marshall mengungkapkan bahwa di Indonesia, kesenjangan pembiayaan UMKM mencapai USD 234 miliar, dan identitas digital terverifikasi menjadi solusi untuk mengatasi masalah ini.
Ia juga mendorong kesepakatan saling pengakuan dan interoperabilitas layanan kepercayaan untuk memfasilitasi transaksi internasional.
Komentar 0