Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keyakinannya bahwa Indonesia akan segera menerima investasi besar-besaran dalam beberapa pekan ke depan. Keyakinan ini didasarkan pada pertemuannya dengan pelaku usaha global dan indikator ekonomi yang menunjukkan fundamental Indonesia tetap kuat. Hingga Juni 2026, realisasi investasi mencapai Rp1.010 triliun, dengan kontribusi terhadap pembukaan 2,7 juta lapangan kerja baru di 2025.
Prabowo menegaskan bahwa inflasi Indonesia berada pada level rendah 2,92 persen dan defisit di bawah 3 persen, menjadikan Indonesia menarik bagi investor di tengah gejolak ekonomi global. Ia juga merujuk pada proyeksi Goldman Sachs yang memprediksi Indonesia bisa menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia pada 2050.
Komentar 0