PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) merilis Indeks Bisnis UMKM untuk kuartal II 2026 yang mencapai 102,1, menunjukkan bahwa sektor UMKM masih dalam fase ekspansif meskipun laju pertumbuhannya melambat dibandingkan kuartal sebelumnya. Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ini didorong oleh faktor-faktor seperti perekonomian yang positif, panen raya, dan proyek pemerintah yang berjalan. Meskipun terdapat tantangan seperti pelemahan daya beli dan persaingan yang ketat, optimisme pelaku UMKM tetap tinggi, tercermin dari indeks ekspektasi sentimen bisnis yang mencapai 120,2.
Sektor pertambangan dan konstruksi diperkirakan akan menjadi penopang utama aktivitas UMKM ke depan, dengan kepercayaan terhadap pemerintah juga tetap terjaga.
Komentar 0