Mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengejutkan publik dengan kemunculannya di sidang Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) pada 16 September setelah 18 bulan. Dalam sidang ini, Duterte, yang berusia 81 tahun, terlihat mengalami perubahan fisik yang drastis dan diduga mengalami amnesia. Tim pengacaranya menyebutkan bahwa Duterte mengalami gangguan memori signifikan, tidak mampu mengingat informasi baru, dan bahkan mengira dirinya hidup di tahun 2007 atau 2008.
Sidang tersebut merupakan yang pertama kali dihadiri secara langsung oleh Duterte, di mana ia menghadapi tiga dakwaan kejahatan terhadap kemanusiaan terkait kampanye perang narkoba selama masa jabatannya. Sidang ini juga membahas bukti yang diajukan jaksa, dengan pengacara Duterte mengklaim jumlah dokumen yang terlalu banyak untuk ditelaah sebelum persidangan.
Komentar 0