China mendesak Amerika Serikat untuk menghentikan pembangunan militer di luar angkasa setelah pengakuan Washington mengenai senjata yang ditempatkan di orbit. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, memperingatkan bahwa langkah tersebut dapat memicu perlombaan senjata global. Pernyataan ini muncul setelah Menteri Angkatan Udara AS, Troy Meink, menyebutkan bahwa AS memiliki senjata kendali ruang angkasa yang bertujuan mempertahankan Pasukan Gabungan dari ancaman musuh.
Media pemerintah China, Global Times, menyoroti bahwa tindakan AS dapat berujung pada hegemoni ruang angkasa dan meningkatkan risiko perlombaan senjata. Analis militer China, Song Zhongping, menilai bahwa pengakuan AS menunjukkan perubahan strategi dan dapat memicu respons dari negara lain.
Komentar 0