Menteri Luar Negeri Inggris Ed Miliband mengkritik Israel atas agresi brutalnya terhadap Palestina, khususnya di Jalur Gaza, yang menyebabkan kehilangan sekutu bagi Tel Aviv. Miliband menyatakan bahwa tindakan Israel telah meningkatkan kesadaran global dan menggerakkan Inggris untuk mengambil langkah-langkah, termasuk sanksi baru terhadap pemukiman Israel di Tepi Barat. Ia menekankan bahwa status quo tidak dapat dipertahankan dan menyoroti rencana perluasan pemukiman yang mengancam pembentukan negara Palestina.
Miliband juga mengungkapkan keprihatinan mendalam mengenai kondisi kemanusiaan di Gaza, yang ia sebut mengerikan, dan menegaskan perlunya solusi dua negara untuk mencapai stabilitas di Timur Tengah. Ia menambahkan bahwa sekitar 1.200 warga Palestina telah tewas sejak gencatan senjata yang tidak berarti, dan Inggris berkomitmen untuk tidak tinggal diam terhadap pendudukan yang terus berlangsung.
Komentar 0