Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan penolakan negaranya dijadikan jalur pengiriman ke Israel, terutama yang mendukung kemampuan militernya. Pernyataan ini muncul setelah penyitaan kontainer di Pelabuhan Tanjung Pelepas yang hendak dikirim ke Israel. Anwar menyatakan bahwa setiap pengiriman mencurigakan akan diperiksa sesuai hukum Malaysia.
Sikap ini mencerminkan dukungan Malaysia terhadap Palestina, di mana negara tersebut tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel sejak merdeka. Anwar juga sebelumnya mengusir warga Israel yang berada di Malaysia, menegaskan bahwa tindakan ini berdasarkan kemanusiaan dan keadilan.
Komentar 0