Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, menargetkan investasi mencapai Rp18,42 triliun pada tahun 2026, didorong oleh sektor sumber daya alam, terutama pertambangan dan perkebunan. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Novian Pranata, menyatakan bahwa hingga triwulan II 2026, realisasi investasi telah mencapai Rp7,78 triliun, atau 42,27 persen dari target. Pemerintah daerah berkomitmen untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui penyederhanaan pelayanan dan kepastian perizinan.
Selain itu, pemerintah juga membuka peluang untuk pengembangan investasi di sektor industri pengolahan dan sektor lainnya yang berpotensi memberikan nilai tambah bagi daerah. Dengan langkah-langkah ini, Pemkab Kutim berharap dapat meningkatkan realisasi investasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
Komentar 0