Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mengembangkan hutan kota di Kelurahan Nipah-Nipah menjadi kawasan penelitian, ekowisata, dan edukasi lingkungan. Hutan ini akan menarik wisatawan dan menjadi pusat informasi mengenai flora dan fauna, serta pengobatan herbal. Dengan dana sekitar Rp5 miliar, proyek ini mencakup jalur observasi sepanjang 1,1 kilometer, menara pemantau kebakaran, dan kolam penampungan air untuk penanganan darurat.
Hutan seluas 15 hektare ini juga ditetapkan sebagai kawasan hutan lindung untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Komentar 0