Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Riau melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kepri pada triwulan II 2026 didorong oleh peningkatan investasi, dengan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) tumbuh 24,08% secara tahunan. Kepala KPw Kepri, Rony Widijarto, menyatakan bahwa pertumbuhan ini menunjukkan peningkatan aktivitas investasi, terutama dari sektor data center di Batam. Kontribusi PMTB terhadap pertumbuhan ekonomi Kepri meningkat dari 3,02% pada triwulan I menjadi 10,02% pada triwulan II 2026, menjadikannya yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir.
Selain itu, ekonomi Kepri tumbuh 7,02% secara kumulatif, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Sumatera yang hanya 5,06%. Rony menekankan bahwa investasi data center tidak hanya meningkatkan ekonomi, tetapi juga membuka kebutuhan utilitas strategis dan pengembangan ekosistem digital.
Komentar 0