Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kalbar, Ridwan, menyatakan bahwa meskipun ada potensi hujan di hampir semua kabupaten/kota, OMC tetap dilaksanakan untuk mengoptimalkan penanganan. Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan diperkirakan terjadi pada 16-22 September, dengan peluang hujan yang cukup besar pada 16 September.
Hujan diharapkan dapat mengurangi kabut asap dan membasahi lahan yang berpotensi terbakar. BPBD Kalbar berkomitmen untuk melanjutkan OMC hingga kondisi karhutla terkendali.
Komentar 0