Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa pembentukan batalyon baru dalam TNI bertujuan untuk menjaga kekayaan negara dan mencegah praktik ilegal seperti pembalakan liar dan tambang ilegal. Dalam pertemuan dengan pemimpin media dan tokoh masyarakat, Prabowo menegaskan pentingnya kehadiran satu batalyon untuk setiap kabupaten, meskipun saat ini banyak daerah yang belum terjangkau oleh satuan TNI. Ia juga mencatat bahwa anggaran pertahanan Indonesia masih di bawah 2 persen dari PDB, jauh lebih rendah dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya.
Prabowo menekankan perlunya pengawasan yang lebih ketat untuk melindungi sumber daya alam dan mencegah kerugian yang diakibatkan oleh kegiatan ilegal.
Komentar 0