Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, akan melakukan kajian teknis terkait abrasi bantaran Sungai Musi di Desa Rantau Harapan, menyusul pengaduan tentang dampak lingkungan dari aktivitas tongkang batubara. Sekda Banyuasin, Erwin Ibrahim, menyatakan bahwa verifikasi lapangan diperlukan untuk memahami kondisi aktual dan faktor penyebab abrasi. Hasil kajian ini akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan langkah penanganan yang tepat.
Selain itu, Pemkab Banyuasin akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau aktivitas tongkang batubara, terutama dari segi keselamatan pelayaran dan dampaknya terhadap masyarakat sekitar. Erwin mengajak semua pihak untuk menjaga komunikasi dan menyelesaikan masalah secara dialogis.
Komentar 0