Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Buleleng mengadakan lomba pembuatan wayang dan prasi untuk meningkatkan minat generasi muda terhadap budaya Bali. Lomba ini berlangsung di Wantilan Sasana Budaya dan Museum Gedong Kirtya, diikuti oleh pemuda dari sembilan kecamatan dengan usia 15 hingga 25 tahun. Tahun ini, lomba fokus pada dua kategori, yaitu pembuatan wayang dengan tema tokoh Sahadewa dan seni prasi dengan tema Sutasoma.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong regenerasi seniman dan melestarikan kesenian tradisional Bali, meskipun tantangan dalam regenerasi seniman masih ada, terutama dalam seni prasi yang membutuhkan keterampilan khusus. Disbudpar berharap lomba ini menjadi langkah awal untuk program pembinaan yang berkelanjutan.
Komentar 0