Gubernur Bali, Wayan Koster, menekankan pentingnya peran keluarga dalam pencegahan korupsi, menyatakan bahwa keluarga adalah wadah pembentukan moralitas dan kejujuran. Dalam acara peluncuran Program Keluarga Berintegritas yang digagas oleh KPK dan Pemprov Bali, Koster mengajak semua kalangan untuk terlibat dalam pencegahan korupsi yang harus dimulai dari rumah. Ia menyoroti pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak untuk menghindari tekanan ekonomi yang dapat memicu perilaku koruptif.
Selain itu, Koster juga mengungkapkan upaya Pemprov Bali dalam memperkuat transparansi melalui reformasi birokrasi dan digitalisasi pelayanan publik. Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo, menambahkan bahwa keluarga berperan penting dalam menginternalisasi nilai-nilai integritas dan dapat menjadi benteng atau pemicu tindakan koruptif, tergantung pada fungsi kontrol sosial di dalamnya.
Komentar 0