Pada hari ke-10 pencarian rombongan jurnalis dan kru kapal KM Arupadatu I yang hilang kontak di Selat Sunda, Basarnas memperluas area pencarian menjadi 8.509 nautical mile (NM) persegi. Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Banten, Rizky Dwianto, menyatakan bahwa area penyisiran dibagi menjadi 10 sektor utama dengan total 24 unit kapal gabungan yang dikerahkan. Operasi ini melibatkan 523 personel SAR gabungan dan memanfaatkan berbagai jenis kapal, termasuk KN SAR dari Basarnas dan kapal TNI AL.
Sektor pencarian paling luas berada di Sektor C yang mencakup 3.380 NM persegi. Selain itu, tim SAR juga berkoordinasi dengan pemangku kepentingan untuk memantau kondisi perairan Selat Sunda, yang dipengaruhi oleh aktivitas Gunung Anak Krakatau dan kondisi cuaca yang fluktuatif.
Komentar 0