Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan bahwa penanganan virus Ebola di Republik Demokratik Kongo menunjukkan kemajuan, namun masih memerlukan lebih banyak dana. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyatakan bahwa penularan di Provinsi Ituri mulai menurun dan tidak ada kasus baru di Kivu Selatan sejak Mei. Meski lebih dari 1.700 orang telah pulih, wabah masih dapat menyebar di wilayah dengan mobilitas tinggi.
WHO meminta donor untuk mendukung rencana penanganan pemerintah yang membutuhkan dana 1,3 miliar dolar AS untuk 180 hari ke depan. Hingga kini, tercatat 7.258 kasus konfirmasi dan 3.510 kematian sejak Mei.
Komentar 0