Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menekankan pentingnya menjaga kelestarian cagar budaya saat memanfaatkan candi untuk kegiatan keagamaan. Dalam penandatanganan nota kesepahaman untuk Candi Prambanan, Borobudur, Mendut, dan Pawon, Pratikno menyatakan bahwa candi tidak hanya sebagai karya arsitektur, tetapi juga mengandung nilai budaya dan peradaban. Ia menekankan bahwa pemanfaatan candi harus mempertemukan kepentingan agama, budaya, dan ekonomi masyarakat.
Pratikno juga menyoroti dampak positif kegiatan keagamaan terhadap perekonomian, seperti yang terlihat pada pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran di Semarang. Kementerian Agama, Kebudayaan, dan Pariwisata diharapkan berkolaborasi untuk mendukung pengembangan wisata religi yang berkelanjutan, serta memastikan masyarakat sekitar dapat menikmati manfaat ekonomi dari aktivitas tersebut.
Komentar 0