Kota Surabaya menghadapi risiko kebakaran yang meningkat, terutama di musim kering. Data menunjukkan kejadian kebakaran alang-alang dan lahan terbuka meningkat dari 31 kejadian pada Agustus 2025 menjadi 55 kejadian pada Agustus 2026. Pencegahan kebakaran tidak hanya bergantung pada kewaspadaan warga, tetapi juga memerlukan tata kelola kota yang efektif, termasuk pemetaan lahan berisiko dan edukasi masyarakat.
Command Center 112 berfungsi sebagai pusat koordinasi layanan kedaruratan, namun akses fisik dan infrastruktur keselamatan juga sangat penting. Membangun budaya melapor sebelum api membesar menjadi kunci dalam mencegah kebakaran.
Komentar 0