China telah membuka Terusan Pinglu di Guangxi Zhuang, yang menghubungkan Sungai Xijiang dengan Teluk Beibu, untuk navigasi komersial. Terusan sepanjang 134,2 kilometer ini memangkas jarak pelayaran lebih dari 560 kilometer dan memungkinkan kapal hingga 5.000 ton untuk berlayar langsung ke Asia Tenggara. Proyek ini diharapkan mengurangi biaya logistik hingga 30% dan menghemat sekitar 720 juta dolar AS setiap tahun.
Terusan Pinglu juga akan memperluas ekonomi sekitar pelabuhan dan memfasilitasi perdagangan antara China dan ASEAN, yang telah menjadi mitra dagang terbesar satu sama lain selama enam tahun berturut-turut. Namun, pembangunan infrastruktur ini juga menuntut perhatian terhadap dampak lingkungan dan ekosistem di sepanjang jalur.
Komentar 0