Harga tiket kereta bawah tanah di Pyongyang, Korea Utara, mengalami kenaikan signifikan menjadi 400 won, dari sebelumnya 150 won. Kenaikan ini dilaporkan oleh mahasiswa internasional di Universitas Kim Il Sung setelah mereka kembali dari China. Sebelumnya, harga tiket hanya 5 won selama beberapa dekade.
Para ahli menyebut kenaikan ini terkait dengan penurunan nilai won akibat pencetakan uang besar-besaran oleh pemerintah. Meskipun kenaikan harga terasa signifikan, beberapa mahasiswa menganggapnya masih murah jika dikonversi ke mata uang lain. Namun, bagi warga Korea Utara, dampak kenaikan ini cukup berat.
Komentar 0