Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 untuk mendukung pengembangan talenta sains berkelanjutan di kalangan siswa. Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menyatakan bahwa OSN merupakan wadah untuk menemukan dan mengaktualisasikan potensi siswa, dengan 540 finalis dari 28 provinsi dan satu Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) Jepang berkompetisi di sembilan cabang sains. Partisipasi dalam OSN meningkat, dengan 297.955 pendaftar, naik 12,33 persen dari tahun sebelumnya.
Selain itu, Ekshibisi Kompetisi Kecerdasan Artifisial (EKKA) juga mengalami peningkatan peserta sebesar 72,01 persen. Kemendikdasmen berkomitmen untuk memberikan kesempatan pengembangan berkelanjutan bagi siswa berprestasi, bukan hanya sekadar medali.
Komentar 0