Fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Galuga di Kabupaten Bogor akan menggunakan teknologi insinerator dari China untuk mengolah sampah menjadi energi listrik. Senior Vice President Stakeholder Relation Danantara, Dede Firmansyah, menyatakan bahwa mesin akan disediakan oleh pihak EPC, termasuk insinerator. Teknologi ini sudah banyak diterapkan di berbagai negara dan memiliki standar tinggi dalam pengendalian emisi.
PSEL Galuga diharapkan dapat mengolah sekitar 2.000 ton sampah per hari dari Kabupaten dan Kota Bogor, dengan target operasi pada kuartal II hingga III 2028. Proyek ini memerlukan investasi awal sebesar 160 juta dolar AS dan akan memproduksi listrik antara 20-30 megawatt.
Komentar 0