Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, meningkatkan kapasitas penampungan air baku di dua instalasi pengolahan air untuk mengatasi krisis air bersih saat musim kemarau. Direktur Perumda Air Minum Danum Taka, Abdul Rasyid, menyatakan bahwa meskipun hujan mengguyur wilayah tersebut, debit air baku belum kembali normal, sehingga produksi air bersih masih di bawah kapasitas. Peningkatan kapasitas penampungan ini melibatkan biaya sebesar Rp1,9 miliar dari APBD dan dukungan Rp350 juta dari PT Pertamina melalui dana tanggung jawab sosial.
Proyek ini diharapkan dapat mengurangi risiko krisis air baku yang sering terjadi setiap musim kemarau.
Komentar 0