Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, memiliki potensi kekayaan laut yang melimpah, termasuk beragam komoditas perikanan seperti ubur-ubur, lobster, dan ikan lainnya. Meskipun produksi perikanan mencapai lebih dari 11.000 ton per tahun, sebagian besar hasil tangkapan masih dipasarkan dalam bentuk mentah akibat keterbatasan akses pasar dan fasilitas penyimpanan. Pembukaan perlintasan Temajuk-Telok Melano pada Agustus 2026 diharapkan dapat memperluas akses pasar dan menarik investor.
Namun, tantangan seperti kurangnya fasilitas penyimpanan dingin dan pengolahan masih perlu diatasi agar nelayan dapat meningkatkan nilai ekonomi dari hasil tangkapan mereka. Selain perikanan, masyarakat juga mengembangkan usaha garam rakyat yang berpotensi meningkatkan ekonomi lokal.
Komentar 0