Masyarakat dan Pemerintah Provinsi Bengkulu menggelar doa bersama bagi lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang saat meliput erupsi Anak Krakatau di Selat Sunda. Doa dilakukan di Masjid Raya Baitul Izzah setelah Shalat Dzuhur pada 16 September 2026. Ketua MUI Provinsi Bengkulu, Prof KH Zulkarnain Dali, berharap doa tersebut diijabah dan para jurnalis serta awak kapal segera ditemukan.
Kepala Biro Antara Bengkulu, Anom Prihantoro, mengapresiasi pelaksanaan doa ini, mengingat salah satu jurnalis yang hilang adalah bagian dari timnya. Pencarian terus dilakukan oleh tim SAR dan Polda Bengkulu, termasuk pengiriman sampel DNA jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano untuk dicocokkan dengan identitas jurnalis yang hilang.
Komentar 0