Kantor Wilayah Ditjenpas Jambi meluncurkan program padat karya di Lapas Kelas IIB Narkotika Muara Sabak untuk meningkatkan kemandirian warga binaan pemasyarakatan (WBP). Program ini mencakup budi daya ikan, peternakan ayam petelur, dan pengolahan arang batok kelapa, yang bertujuan membekali WBP dengan keterampilan praktis. Produk arang batok kelapa telah berhasil diekspor ke Cina dan Arab Saudi, dengan ekspor perdana sebanyak 6,8 ton senilai Rp74 juta.
Keuntungan dari penjualan akan digunakan untuk mendukung keluarga WBP setelah dikurangi biaya produksi dan setoran pajak. Kepala Lapas M Askari Utomo menekankan pentingnya program ini dalam menciptakan WBP yang mandiri dan terampil, siap berintegrasi kembali ke masyarakat.
Komentar 0