Masuk
Masuk

Dosen Unand: Sesuaikan modernisasi alsintan dengan luas lahan petani

✨ Ringkasan oleh senci AI

Akademisi Universitas Andalas, Khairil Agustoria, menekankan pentingnya penyesuaian alat dan mesin pertanian (alsintan) dengan luas lahan petani untuk meningkatkan efektivitas penggunaannya. Ia mengungkapkan bahwa mayoritas petani di Indonesia mengelola lahan kecil, sehingga penggunaan mesin besar tidak selalu sesuai. Data menunjukkan bahwa pada 2015, tingkat mekanisasi pertanian Indonesia baru mencapai 0,5 HP per hektare, tetapi meningkat 236 persen dalam lima tahun berikutnya.

Pemerintah menargetkan penyaluran 38.969 unit alsintan hingga 2026, namun pengelolaan Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) masih menghadapi kendala. Selain itu, mekanisasi dapat mengurangi kebutuhan tenaga kerja manual, yang berpotensi memengaruhi buruh tani, terutama perempuan dan pekerja berusia lanjut. Oleh karena itu, modernisasi pertanian harus berorientasi pada kebutuhan petani dan dikelola secara berkelanjutan.

Baca artikel lengkap di sumber ↗
0

Komentar 0

Berita untukmu

Masuk ke senci

Baca bebas tanpa akun. Masuk untuk menyukai, berkomentar, & personalisasi.
atau pakai email

Pilih minatmu

Biar "Untuk Anda" pas dengan seleramu.
πŸ“„ Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar