Sebanyak 160 mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) mengikuti kegiatan DPM Goes to Campus untuk memahami pertambangan bawah tanah. Kegiatan ini bertujuan membahas teknologi, keselamatan kerja, dan tanggung jawab sosial dalam industri pertambangan. Sekretaris Program Studi Teknik Pertambangan USU, Edi Yasa Ardiansyah, menekankan pentingnya pemahaman tentang pengelolaan risiko dan teknologi dalam pertambangan.
Sementara itu, PT Dairi Prima Mineral (DPM) menganggap dialog dengan akademisi penting untuk membangun pemahaman yang lebih baik tentang kegiatan pertambangan. DPM juga memaparkan metode tambang bawah tanah yang dirancang untuk meminimalkan dampak lingkungan dan meningkatkan keselamatan kerja.
Komentar 0