Badan Gizi Nasional (BGN) menangguhkan operasional 1.276 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak memenuhi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Dari jumlah tersebut, 821 SPPG masih dalam proses pendaftaran, 447 tidak memenuhi syarat, dan 8 belum terkonfirmasi. BGN juga mengusulkan penutupan permanen untuk 654 SPPG yang dianggap kritis.
Langkah ini diambil demi keselamatan siswa sebagai penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). BGN berkomitmen untuk memperkuat pengawasan dan memastikan bahwa standar kebersihan dan sanitasi ditegakkan. Penghentian sementara ini tidak akan mengganggu layanan gizi masyarakat, karena mekanisme pengalihan layanan telah disiapkan.
Komentar 0