Pemerintah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, berencana untuk memprioritaskan revitalisasi 130 sekolah pada tahun 2026. Program ini bertujuan untuk memperbaiki sarana pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman bagi siswa. Revitalisasi akan mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMP, dan tidak hanya fokus pada ruang kelas, tetapi juga fasilitas lain seperti toilet dan UKS.
Kepala Dinas Pendidikan Majalengka, Muhamad Umar Ma'ruf, menyatakan bahwa pembenahan fasilitas pendidikan berhubungan erat dengan keselamatan warga sekolah. Dengan adanya fasilitas yang lebih baik, diharapkan proses pembelajaran dapat berlangsung dengan lebih efektif. Bupati Majalengka, Eman Suherman, menegaskan bahwa revitalisasi ini merupakan bagian dari perhatian pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan sarana pendidikan, dan pihaknya akan terus mengupayakan dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat dan provinsi.
Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi siswa dan guru, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan aman, serta meningkatkan semangat belajar anak-anak.
Komentar 0