Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengungkapkan kemarahannya terhadap sutradara film NAZA, Yuval Abraham dan Rachel Szor, yang menggambarkan tentara Israel sebagai penjahat perang. Netanyahu menilai film tersebut dapat memicu kekerasan dan antisemitisme. Menteri Kebudayaan Israel, Miki Zohar, bahkan mengancam akan mencabut kewarganegaraan kedua sutradara tersebut.
Film NAZA, yang mendapatkan apresiasi tinggi di Festival Film Venesia, mengisahkan tentang serangan udara Israel di Gaza dan dampaknya terhadap warga sipil. Karya ini menunjukkan bagaimana teknologi dan kecerdasan buatan digunakan dalam operasi militer, serta mengungkapkan distorsi realitas dalam konteks konflik tersebut.
Komentar 0