Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, mengumumkan tambahan anggaran sebesar Rp349,7 miliar di atas pagu indikatif untuk tahun anggaran 2027. Anggaran ini akan difokuskan pada tiga prioritas utama: pengembangan sistem Online Single Submission (OSS) versi 2.0, penguatan daya saing dalam menarik investasi, dan percepatan pertumbuhan investasi nasional. Alokasi total untuk Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM untuk 2027 mencapai Rp974,84 miliar, dengan target realisasi investasi sebesar Rp2.322 triliun.
Rosan menekankan pentingnya anggaran ini untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan pembangunan yang lebih merata.
Komentar 0