Saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) mengalami rebound lebih dari 4 persen pada Rabu (16/9) setelah sebelumnya turun 13,25 persen akibat penangkapan direktur utamanya oleh KPK terkait dugaan suap. Pada perdagangan pagi, saham SMRA dibuka di Rp284 dan mencapai level tertinggi Rp304. KPK telah menetapkan delapan tersangka dalam kasus ini, termasuk Direktur Utama Adrianto Pitojo Adi, yang diduga terlibat dalam penyerahan uang untuk mempermudah pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor.
Penangkapan ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan pada 15 September 2026, di mana KPK menemukan bukti cukup untuk menetapkan tersangka.
Komentar 0