Amerika Serikat menyatakan kesediaan untuk memasok bahan bakar bagi pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Iran, dengan syarat Teheran menghentikan program pengembangan senjata nuklir. Menteri Energi AS, Chris Wright, menyatakan bahwa Iran dapat kembali berpartisipasi dalam komunitas internasional jika menyelesaikan isu nuklirnya. Pernyataan ini muncul setelah AS mendeteksi peningkatan aktivitas di kompleks nuklir Natanz.
Sementara itu, Iran membantah upaya untuk membuat senjata nuklir, menekankan bahwa program nuklirnya bertujuan untuk kepentingan damai. Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengancam akan menyerang fasilitas yang terkait dengan program nuklir Iran jika aktivitas mencurigakan terus berlanjut.
Komentar 0