Jawa Tengah menarik perhatian investor dari Dubai, Uni Emirat Arab, untuk pengembangan kilang mini di Kabupaten Jepara dengan nilai investasi sekitar Rp5 triliun. Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, mengungkapkan bahwa investasi ini akan direalisasikan pada akhir 2026 setelah penandatanganan perjanjian kerja sama. Kilang mini ini akan berfungsi untuk mengolah minyak mentah dan diharapkan dapat memperkuat pemenuhan energi di Jateng.
Perwakilan investor, Talal Ourfali, menyatakan bahwa potensi pengembangan mini refinery di Indonesia masih besar, dengan target kapasitas pengolahan mencapai 30 ribu barrel per hari. Selain itu, Gubernur Luthfi juga membahas penguatan diplomasi budaya dan pariwisata dengan Konsul Kehormatan RI di Polandia, termasuk rencana pembangunan kompleks budaya Jawa di Dolina Charlotty.
Komentar 0