Kunjungan pejabat desa Indonesia ke Yunnan, China, mengungkap cara masyarakat setempat mengubah potensi alam dan budaya menjadi sumber ekonomi. Di Desa Sanman, mereka melihat transformasi dari pengembangan terpisah menjadi kolaborasi antar desa, dengan fokus pada pariwisata dan ekonomi kolektif. Titin Bainah, kepala desa dari Sumatra Utara, terinspirasi oleh bagaimana desa-desa di Yunnan mengelola sumber daya lokal dan melibatkan warga dalam manfaat pembangunan.
Desa Manzhao, yang memproduksi kertas tradisional etnis Dai, menunjukkan bagaimana pendapatan dari pengunjung didistribusikan secara adil melalui koperasi dan badan usaha kolektif. Kunjungan ini memberikan pelajaran penting bahwa revitalisasi perdesaan harus melibatkan partisipasi aktif warga dan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan.
Komentar 0