Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan pentingnya transparansi dalam penggunaan dana bantuan presiden (banpres) untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia menyatakan bahwa dana tersebut harus dipertanggungjawabkan secara akuntabel kepada negara dan rakyat. Dana banpres yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto mencakup total Rp100 miliar untuk beberapa pemerintah daerah di Sumatera Selatan.
Menhut juga menekankan agar proses penyaluran dana tidak terhambat oleh birokrasi dan dapat segera dicairkan untuk kebutuhan penanganan karhutla, termasuk pembelian peralatan dan pencegahan dampak kesehatan masyarakat.
Komentar 0