Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan Arab Saudi berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah drone yang diluncurkan oleh milisi Houthi, yang berusaha memasuki wilayah udara Makkah pada 15 September 2026. Juru bicara Koalisi untuk Pemulihan Legitimasi di Yaman, Mayor Jenderal Turki Al-Malki, menyatakan bahwa tindakan ini merupakan upaya kedua untuk menargetkan Makkah, setelah serangan sebelumnya menggunakan rudal balistik pada 2017. Tindakan tersebut dianggap sebagai upaya teror terhadap jemaah umrah dan merupakan pelanggaran serius yang memprovokasi perasaan umat Islam di seluruh dunia.
Keamanan Dua Masjid Suci dan para jemaah umrah dinyatakan sebagai prioritas utama, dan Koalisi akan mengambil langkah-langkah tegas terhadap milisi Houthi.
Komentar 0