Dalam KTT BRICS 2026, Bandung kembali menjadi sorotan saat para pemimpin membahas isu-isu global. Deklarasi ini mengingat kembali semangat Konferensi Asia-Afrika 1955, menekankan pentingnya kesetaraan dan kemandirian negara-negara berkembang. Indonesia, yang telah menjadi anggota penuh BRICS sejak Januari 2025, kini dihadapkan pada tantangan untuk memanfaatkan keanggotaan tersebut secara efektif.
Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kemandirian, persatuan Global South, dan perlunya kerja sama konkret di antara negara-negara BRICS. Meski penyebutan Bandung dalam deklarasi tidak otomatis memberikan pengakuan khusus, hal ini membuka ruang bagi Indonesia untuk berperan aktif dalam tatanan dunia yang lebih adil.
Komentar 0