Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau menyebabkan lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang mencapai 11.370 kasus dalam periode 1-14 September 2026. Kasus ini tersebar di 12 kabupaten dan kota, dengan puncak peningkatan terjadi pada 10 September. Meskipun demikian, semua kasus ISPA masih ditangani di tingkat Puskesmas tanpa ada yang dirujuk ke rumah sakit.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menetapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk PAUD hingga SMP mulai 16 hingga 19 September akibat kualitas udara yang buruk. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya kiriman asap dari wilayah lain, dengan 4.127 hotspot terdeteksi di Sumatera, termasuk 96 titik di Riau. Tim gabungan terus melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mengatasi karhutla.
Komentar 0