Wakil Ketua Umum Golkar, Ahmad Doli Kurnia, mengungkapkan kekecewaannya terhadap Fahd A Rafiq yang kembali ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Doli menekankan pentingnya introspeksi dan taubat bagi Fahd, yang sebelumnya telah terjerat kasus korupsi. Ia mengingatkan bahwa partai selalu mengingatkan kader untuk menjauhi praktik korupsi.
Doli juga menyatakan bahwa kasus ini menjadi evaluasi bagi partai, meskipun Fahd memberikan kontribusi bagi Golkar. KPK menetapkan Fahd sebagai tersangka kasus suap pengurusan hak guna bangunan di Bogor, menjadikannya tersangka untuk ketiga kalinya, setelah sebelumnya terlibat dalam kasus suap DPID dan proyek pengadaan Al-Qur'an.
Komentar 0