Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, memperpanjang status tanggap darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan selama 14 hari, dari 16 hingga 29 September 2026. Keputusan ini diambil setelah evaluasi situasi karhutla yang masih berlangsung di wilayah tersebut. Kepala BPBD Kapuas, Pangeran S.
Pandingan, mengungkapkan bahwa berdasarkan prediksi BMKG, hujan baru akan turun pada akhir November 2026. Data menunjukkan 258 kejadian kebakaran dengan luas area terbakar mencapai 2.233,22 hektare. Dalam rapat evaluasi, diusulkan juga pembuatan sumur bor untuk penanganan lebih lanjut.
Masyarakat diimbau untuk aktif melaporkan titik api agar penanganan dapat dilakukan segera.
Komentar 0