Kelompok milisi Houthi di Yaman membantah tuduhan bahwa mereka meluncurkan serangan drone ke Mekkah pada 15 September lalu. Hezam Al Asad, pejabat Houthi, menyebut klaim tersebut sebagai kebohongan yang tidak dipercaya. Sebelumnya, pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi mengklaim telah menembak jatuh drone yang diluncurkan Houthi dekat Mekkah.
Juru bicara koalisi, Turki Al Maliki, menegaskan bahwa keamanan Dua Masjid Suci adalah prioritas utama. Insiden ini terjadi bersamaan dengan peringatan darurat yang dikeluarkan untuk kota Jeddah, Mekkah, dan Taif, di mana warga diminta untuk mencari tempat berlindung dan mengikuti instruksi keselamatan.
Komentar 0