Badan SAR Nasional (Basarnas) menyiapkan berbagai skenario alternatif untuk pencarian korban Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8, yang terhambat oleh cuaca buruk di Laut Jawa. Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, menyatakan bahwa pencarian bawah laut menjadi salah satu fokus utama, namun tim penyelam belum dapat dioperasikan demi keselamatan. Operasi pencarian tetap dilakukan melalui unsur udara dan laut di permukaan. Basarnas juga didukung oleh KRI Canopus yang memiliki teknologi canggih, meskipun belum bisa beroperasi maksimal karena kondisi cuaca.
Hingga hari ketiga operasi SAR, sebanyak 114 korban telah ditemukan, terdiri dari 108 korban selamat dan enam meninggal, sementara 129 orang masih hilang dari total 243 penumpang. KM Virgo dilaporkan hilang kontak pada Minggu (13/9) saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin. Jika pencarian bawah laut terhambat lebih lanjut, Basarnas akan melibatkan pihak lain untuk membantu proses salvage dan membuka akses pencarian.
Komentar 0