PT Weda Bay Nickel (WBN) bekerja sama dengan Universitas Khairun untuk memperkuat pemantauan keanekaragaman hayati di Halmahera, Maluku Utara. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan pemantauan berkala terhadap flora dan fauna serta kondisi ekosistem sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Pemantauan dilakukan dengan pengamatan langsung dan penggunaan camera trap, serta kajian jangka panjang yang telah berlangsung selama empat tahun dengan jumlah titik pemantauan meningkat dari enam menjadi 40 titik.
Tim peneliti telah mengidentifikasi 249 spesies tumbuhan, dengan 81,1 persen di antaranya termasuk kategori umum. Selain itu, pemantauan juga mencatat 53 spesies burung, 28 serangga, dan berbagai spesies mamalia, amfibi, serta reptil. Salah satu temuan penting adalah Tikus Duri Boki Mekot, mamalia endemik Halmahera yang terdeteksi melalui camera trap. Dengan upaya ini, WBN dan Universitas Khairun berkomitmen untuk melindungi keanekaragaman hayati di kawasan Wallacea yang memiliki tingkat endemisitas tinggi.
Komentar 0