Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap penyebaran penyakit menular selama musim kemarau. Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, menyatakan bahwa keterbatasan sumber air bersih meningkatkan risiko penularan penyakit, terutama yang berkaitan dengan kualitas air. Masyarakat diingatkan untuk memastikan air yang dikonsumsi bersih dan aman, serta menjaga kebersihan tempat penampungan air agar tidak menjadi sarang kuman.
Selain itu, Dinkes Kaltim juga mengingatkan tentang potensi penyakit seperti diare dan leptospirosis akibat lingkungan yang buruk. Musim kemarau juga dapat memicu gangguan saluran pernapasan, sehingga penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sangat dianjurkan.
Komentar 0